Bookpedia: Warren Buffet and The Interpretation of Financial Statement

Sesuai judulnya buku ini cocok untuk penganut aliran fundamentalis yang memilih saham untuk disimpan dalam jangka panjang dan sangat ramah untuk dibaca pemula. Ditulis oleh menantu perempuan Warren Buffet, Marry Buffet dan salah seorang Buffettologists bernama David Clark. Buffettologists sendiri merupakan istilah yang merujuk pada murid-murid Buffet yang tentu saja menekuni Buffet’s Wisdom of Investing. Dalam buku ini terdapat 5 bab dengan total sub bab mencapai 57, sangat membantu pemula yang bahkan sama sekali tidak mengerti cara memahami laporan keuangan sehingga pembaca diharapkan mampu menginterpretasikan kondisi bisnis perusahaan bahkan mengidentifikasi suatu perusahaan dengan durable competitive advantage (daya saing yang mampu bertahan lama) lewat angka-angka yang tersaji. If you never read a financial statement before, it should be better reading this book with a copy of a financial statement. Sambil menyelam minum air gitu deh.

Warren Buffett Quote

Bab pertama buku ini dimulai dengan Introduction yang mengungkap strategi WB dalam berinvestasi yang dia pelajari dari Benjamin Graham. Kala itu diceritakan bahwa pada umumnya orang-orang yang terjun di pasar modal tidak mempertimbangkan kondisi ekonomi suatu bisnis dalam jangka panjang, sehingga mereka lebih banyak yang hanya terpaku pada kenaikan harga saham dalam jangka pendek. Well, kayaknya ngga jauh beda sama di Indonesia sekarang ini di mana stock pickers ngumpul dan ngejar saham yang sedang rally panjang bahkan meskipun bisnisnya merugi terus-menerus. Sangat berbeda dengan WB yang mementingkan keunggulan perusahaan dalam melangsungkan kegiatan bisnisnya dalam jangka panjang. Salah satu pilihan WB di tahun 1973 adalah berinvestasi di Washington Post Company. Dia menilai bahwa perusahaan yang menerbitkan koran ini memiliki durable competitive advantage. Nilai investasinya yang semula sebesar 11 juta Dollar menghasilkan 1.4 miliar Dollar dalam 35 tahun.

Selesai dengan bab pertama, bab per bab berikutnya pembaca dibawa ke tahap mempelajari laporan keuangan secara runut disertai contoh sederhana dan penjelasannya. Bab terbagi sesuai bagian laporan keuangan yang memuat Income Statement, Balance Sheet, dan Cash Flow Statement. Salah satu hal terbaik yang didapatkan dalam buku ini adalah cara penyampaiannya yang begitu rapi. Misal, di bab  Income Statement terdiri dari beberapa sub bab salah satunya Gros Profit/Gross Profit Margin (Laba Kotor/Marjin Laba Kotor), terdapat contoh sebuah perusahaan yang mampu meraih pendapatan sebesar 1.000 Dollar dengan beban pokok penjualan sebesar 3.000 Dollar sehingga menghasilkan laba kotor sebesar 7.000 Dollar. Maka, Gross Profit $7,000 ÷ Revenue $10,000 = Gross Profit Margin 70%. Dengan menghitung persentasi gross profit margin WB menuntun kita memahami bahwa sangat penting mempertimbangkan gross profit margin karena kita bisa melihat sifat bisnis perusahaan, apakah perusahaan ini merupakan perusahaan yang memiliki daya saing yang mampu bertahan lama atau apakah perusahaan ini merupakan perusahaan yang tingkat daya saingnya tinggi sehingga perlu berkompetisi ketat dengan perusahaan dengan bisnis sejenis. Seperti salah satunya Coca-Cola dengan daya saing yang mampu bertahan lama pilihan WB yang konsisten menghasilkan marjin laba kotor sebesar 60%.

Bab terakhir ditutup oleh Valuing the Company with Durable Competitive Advantage yang berkaitan dengan penilaian perusahaan dengan durable competitive advantage berdasarkan obligasi yang diterbitkan. Pyuhhh, that’s totally complicated. Make sure yourself finishing ‘the child’s play’ in the beginning first. Then, slowly, you will get the nuances of WB’s way of investing. Cheers!

2 thoughts on “Bookpedia: Warren Buffet and The Interpretation of Financial Statement”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *