Hitam Putih Pasar Modal Indonesia

I have to mention that there are so many dreadful cases in stock market. When it was my second year being an ritel investor, I heard about someone who was suffering from depression. Imagine when you are loosing a large amount of money and there will be no way to get back your money because of the company’s bankruptcy. Tidak akan ada orang yang siap menghadapi hal semacam itu. Kecuali kita sudah memahami bahwa sangat penting menaruh uang dalam beberapa jenis investasi.

Jika kita tidak siap untuk bersusah payah mempelajari laporan keuangan perusahaan, memperbaharui informasi ekonomi, dan lain sebagainya, maka pasar modal bukan tempat yang aman untuk melindungi nilai uang kita, malah sebaliknya. Karena di pasar modal kita menghadapi berbagai macam pelaku pasar, yakni otoritas bursa, sesama investor ritel, investor besar (big money), pengurus perusahaan, dan media massa. Semuanya memiliki satu kepentingan yang sama; untung. Kita tahu bahwa di kancah perpolitikan, media massa bisa menjadi corong suara bagi kepentingan tertentu. It happens also in stock market. You may follow the news but do recheck so that we can minimaze the risk.

Pengurus perusahaan pun bisa mencurangi investornya. Kasus depresi seseorang yang saya singgung di atas merupakan kasus yang ditengarai pengurus perusahaan yang menghadapi kebankrutan dan berniat melarikan diri dari tanggung jawabnya kepada investor. Sebagai contoh adalah kasus yang sampai kini masih hangat diperbincangkan yaitu $AISA. Kalau kita rajin menganalisa dan mengikuti forum saham, kita akan menemukan banyak fakta menarik seputar hitam putih pasar saham Indonesia. Bersiaplah melihat wajah lain dari para pemangku kebijakan di negeri kita. Bersiaplah berbuat adil sejak dalam pikiran apalagi dalam perbuatan. Tsaaaaaaah!

2 thoughts on “Hitam Putih Pasar Modal Indonesia”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *